BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1 Ecommerce
2.1.1 Definisi ecommerce
Ecommerce merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menguntungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelayanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronis. (david baum, 1999)
2.1.2 Jenis ecommerce
Jika dilihat dari transaksinya ecommerce dibagi menjadi 2 bagian yaitu :
1. Business to Business (B2B)
Karakteristik dari tipe ini adalah pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati. Jadi servis yang digunakan kedua sistem tersebut sama dan menggunakan standar yang sama pula.
2. Business to Customer (B2C)
Karakteristik dari tipe ini adalah terbuka untuk umum dimana informasi disebarkan secara umum pula. Servis yang dilakukan juga bersifat umum, sehingga mekanismenya dapat digunakan olah banyak orang. Sedangkan servis yang diberikan adalah berdasarkan permintaan. Konsumen berinisiatif sedangkan produsen harus siap memberikan respon terhadap inisiatif konsumen tersebut.
2.2 PHP
2.2.1 Pengertian PHP
PHP singkatan dari PHP Hypertext Preprocessor yang merupakan bahasa berbentuk skrip yang ditempatkan dalam server dan diproses di server. PHP bermula saat Rasmus Lerdorf membuat sejumlah skrip Perl yang dapat mengamati siapa saja yang melihat-lihat daftar riwayat hidupnya. Kemudian skrip-skrip ini dikemas menjadi tool yang disebut “Personal Home Page”. Pada tahun 1995, Rasmus menciptakan PHP/FI versi 2.
Beberapa elemen-elemen penting dalam pemrograman PHP yang perlu diperhatikan adalah :
• Variabel
Seperti hal-nya pada pemrograman lain-nya, PHP juga mengenali variabel. Variabel berfungsi untuk menyimpan suatu nilai dan nilai yang ada di dalamnya dapat diubah sewaktu-waktu. Dalam membuat suatu variabel, nama yang dipilih harus memenuhi aturan pengenal. Pengenal (identifier) banyak digunakan dalam program untuk memberi nama variabel, fungsi atau kelas. Aturan yang berlaku untuk pengenal :
a. Karakter yang dapat digunakan yaitu huruf, angka, atau garis bawah (_).
b. Karakter pertama harus berupa huruf atau garis bawah.
c. Panjang pengenal bisa berapa saja.
d. Huruf kecil dan huruf kapital dibedakan.
Dengan demikian penamaan variabel pada PHP dasarnya mempunyai aturan yang sama dengan JavaScript. Perbedaanya variabel pada PHP selalu diawali dengan tanda $. Contohnya $bulan, $tahun, $nilaiAhir,dan lain sebagainya.
• Tipe Data
Tipe data dasar pada PHP ada 3 macam yaitu integer, double dan string. Integer menyatakan tipe data bilangan bulat dengan jangkauan kira-kira dari -2 milyar hingga +2 milyar. Double menyatakan tipe data bilangan real atau titik-mengambang, yaitu bilangan yang mempunyai bilangan pecahan. String menyatakan tipe data teks (sederetan karakter yang tidak menyatakan bilangan). Misalnya berupa nama barang atau nama orang.
• Konstanta
Konstanta menyatakan nilai yang tetap didalam program. Sebagai contoh pada pernyataan dibawah ini :
Print (”Hallo”);
”Hallo” adalah konstanta string.
Pada PHP dikenal sejumlah karakter yang menggunakan tulisan secara khusus, yaitu didahului dengan simbol backslash(\). Misalnya, \n berarti new line (karakter pindah baris).
• Operator
Operator adalah simbol yang digunakan dalam program untuk melakukan suatu operasi, misalnya penjumlahan atau perkalian, pembandingan kesamaan dua buah nilai, atau bahkan nilai ke variabel. Nilai yang dipoperasikan oleh operator (disebut operand atau argumen) bersama-sama operator membentuk ekspresi (ungkapan). Contohnya :
2 +3 * 4
tanda + dan * disebut opertor, sedangkan 2, 3, dan 4 adalah operand atau argumen. Pada PHP terdapat sejumlah kelompok operator, misalnya yang tergolong sebagai operator matematika dan operator logika.
• Pernyataan Kontrol
o Pernyataan If
Pernyataan if pada pemrograman PHP berguna untuk pengambilan keputusan terhadap lebih dari 1 alternatif. Bentuk pernyataan if yang terdapat pada PHP yaitu :
- if,
- if-else,
- if-elseif
contoh bentuk umum pernyataan if adalah seperti berikut :
if (ekspresi) {
pernyataan_1;
…..
pernyataan_2
}
o Pernyataan switch
Pernyataan switch pada PHP serupa dengan pernyataan switch pada JavaScript. Pernyataan ini bermanfaat untuk menyeleksi sejumlah alternatif. Bentuk umum dari pernyataan ini adalah sebagai berikut :
Switch (ekspresi)
{
case ekspresi_case_1;
pernyataan_1;
break;
case ekspresi_case_2 ;
pernyataan_2 ;
break;
case ekspresi_case_3 ;
…..
default:
pernyataan_n ;
}
o Pernyataan while
Pernyataan while merupakan salah satu pernyataan yang berguna untuk melakukan suatu pengulangan, misalnya untuk menampilkan 25 baris yang berisi tulisan PHP.
Bentuk pernyataan ini adalah :
While (ekspresi) {
Pernyataan_pernyataan
}
pernyataan while akan memeriksa nilai ekspresi terlebih dahulu, jika bernilai benar, maka pernyataan-pernyataan yang terdapat dalam {} akan dijalankan dan kemudian ekspresi dievaluasi lagi. Proses ini akan diulang terus-menerus sampai ekspresi bernilai salah.
o Pernyataan do-while
Pernyataan do-while mempunyai kegunaan yang serupa dengan pernyataan while. Bentuk umum pernyataan ini adalah :
do {
pernyataan_pernyataan
} while (ekspresi) ;
pengulangan akan berahir jika ekspresi (yang diuji sesudah pernyataan-pernyataan) bernilai salah.
o Pernyataan for
Pernyataan for juga merupakan pernyataan yang berguna untuk menangani pengulangan proses. Pernyataan ini mempunyai bentuk sebagai berikut :
for (ekspresi1; ekspresi2 ; ekspresi3) {
pernyataan_pernyataan
}
keterangan :
- ekspresi1 adalah ekspresi untuk memberi nilai awal terhadap variabel yang akan digunakan untuk melakukan pencacahan pengulangan.
- ekspresi2 berlaku sebagai kondisi untuk menentukan pengulangan terhadap pernyataan yang ada di dalam {} akan dilakukan atau tidak.
- ekspresi3 digunakan untuk mengatur nilai variabel yang digunakan dalam ekspresi 1.
• Array
Array adalah wadah yang dapat menyimpan nilai skalar. Masing-masing nilai diakses melalui indeks yang biasa disebut subskrip. Array di dalam pemrograman PHP dibentuk sebagai berikut :
$namaArray=array(elemen_1,…,elemen_N);
contoh pembentukan array dan cara memberikan nilai ke array.
$hasil= array (70, 80, 75, 90, 65);
$musik = array (”Jazz”, ”Rock” , ”Keroncong” , ”Dangdut”);
keterangan :
contoh pertama menciptakan array yang mengandung 5 elemen yang bertipe numerik, sedangkan contoh kedua menciptakan array yang mengandung 4 elemen bertipe string.
Penulisan array juga dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
$kota[0] = ”Mataram” ;
$kota[1] = ”Selong” ;
$kota[2] = ”Sumbawa” ;
• Fungsi echo dan print
Fungsi echo dan print digunakan untuk menampilkan/mencetak string atau nilai dari sebuah variabel dan ditampilkan ke internet brower. Pada dasarnya penggunaan kedua fungsi diatas adalah sama-sama untuk menampilkan sebuah nilai ke internet brower. Bentuk umum dari kedua fungsi ini adalah
Echo ”$nilai”; atau print ”$nilai”; contoh :
<?php
include"koneksi.php";
$query=mysql_query("select * from kampus");
while($row=mysql_fetch_row($query))
{
echo"$row[1]
“;
}
?>
2.2.2 Skrip PHP
Skrip PHP berkedudukan sebagai tag dalam HTML. Sebagaimana HTML (Hyper Text Markup Language), PHP adalah bahasa standar untuk membuat halaman-halaman web. Berikut ini adalah contoh format penulisan kode PHP
2.2.3 Konsep Kerja PHP
Model kerja HTML diawali dengan permintaan suatu halaman web oleh browser. Berdasarkan URL (Uniform Resource Locator), browser mendapatkan alamat dari web server, mengidentifikasi halaman yang dikehendaki, dan menyampaikan segala informasi yang dibutuhkan oleh web server. Selanjutnya, web server akan mencarikan berkas yang diminta dan memberikan isinya ke browser. Browser yang mendapatkan isinya segera melakukan proses penerjemahan kode HTML dan menampilkan ke layar pemakai.
2.3 Spesifikasi Software Yang Digunakan
2.3.1 Macromedia Dreamweaver MX
Macromedia Dreamweaver MX digunakan untuk editor dalam menuliskan perintah-perintah program. Macromedia Dreamweaver MX ini memiliki banyak kelebihan dengan fasilitas-fasilitas yang dimilikinya dibandingkan dengan editor yang lain.
2.3.2 PHPTriad 2.2.1
PHPTriad 2.2.1 merupakan free open source software yang sangat penting dalam pengembangan program aplikasi berbasis web. Didalam PHPTriad 2.2.1 telah disertai suatu web server yaitu Apache yang digunakan untuk menjalankan web server dan MySQL yaitu suatu database server yang digunakan untuk menyimpan database.
2.3.3 Web Browser
Dalam menjalankan aplikasi ini diperlukan suatu web browser yang dapat menerjemahkan kode HTML. Ada banyak web browser yang dapat digunakan antara lain: Internet Explorer, Netscape, Opera, Mozilla Firefox, Konqueror dan lain-lain.
2.3.4 MySQL
MySQL adalah perangkat lunak untuk database server relasional yang cukup terkenal dibawah General Publik Lisensi. Dengan bersifat open source memungkinkan juga user untuk melakukan modifikasi data pada source codenya untuk memenuhi kebutuhan spesifik sendiri MySQL merupakan database multi_user dan multi_threaded yang tangguh dengan memiliki banyak feature, MySQL bisa bersaing dengan database komesial sekalipun. MySQL termasuk jenis RDBMS (Relation Database Management Sistem), sehingga istilah table, baris dan kolom tetap digunakan dalam MySQL. Pada MySQL sebuah database mengandung beberapa table, table ini terdiri dari sejumlah baris dan kolom yang disebut dengan record.
Dalam bahasa SQL pada umumnya informasi tersimpan dalam table-tabel secara logic merupakan struktur dua dimensi yang terdiri atas baris-baris data (row atau record). Baris pada table sering disebut instance dari data sedangkan kolom sering disebut atribut atau field. Adapun kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh basis data MySQL antara lain:
a. mampu menagani jutaan user dalam waktu yang bersamaan.
b. mampu menampung lebih dari 50.000.000 record
c. sangat cepat dalam mengeksekusi perintah.
Seperti halnya mesin SQL yang lain, MySQL mempunya tiga subbahasa, yaitu.
1. Bahasa Definisi Data (Data Definition Langauge-DDL)
DDL digunakan untuk membuat obyek SQL dan menyimpan definisinya dalam tabel. Pembuatan tabel, perubahan struktur tabel, perubahan nama tabel, serta perintah untuk menghapus tabel, dilakukan dengan sub bahasa yang tergolong dalam DDL. Perintah-perintah yang digolongkan dalam DDL adalah create, alter, dan drop
2. Bahasa Manipulasi Data ( Data Manipulation Language-DML)
DML digunakan untuk menampilkan, mengubah, menambah, dan menghapus baris dalam tabel. Perintah-perintah yang digolongkan dalam DML adalah select, update, insert, dan delete. Contoh dari penggunaan perintah ini adalah
3. Bahasa Kontrol Data (Data Control Languange-DCL)
DCL digunakan sebagai alat kontrol sekuritas terhadap database dan tabelnya, seperti memberikan hak akses ke database dan menghapus hak tersebut dari database. Dua perintah utama di dalam DCL adalah grant dan revoke. Grant digunakan untuk mengizinkan user mengakses tabel dalam database tertentu, sedangkan revoke sebaliknya. Revoke mencabut kembali izin yang sudah pernah diberikan sebelumnya oleh grant.
Selain perintah-perintah yang telah dijelaskan diatas, ada beberapa perintah MySQL yang sangat sering digunakan dalam pemrograman berbasis website, perintah-perintah tersebut adalah sebagai berikut :
1. mysql_connect()
perintah ini digunakan untuk melakukan koneksi ke server, karena langkah pertama yang duilakukan oleh program sebelum melakukan koneksi ke database adalah melakukan koneksi ke server. Bentuk umum dari perintah ini adalah sebagai berikut :
mysql_connect($hostname,$username,$password)
setelah koneksi ke server berhasil, maka langkah selanjutnya adalah mengecek koneksi ke database website. Contoh penerapan dari perintah ini dalam pemrograman PHP adalah seperti dibawah ini :
<?php
$host=”localhost”;
$user=”root”;
$password=””;
if (!mysql_connect($host, $user, $password))
echo “Koneksi Ke Server Gagal,Coba cek konfigurasi server”;
?>
2. mysql_select_db()
Perintah ini digunakan untuk memilih database yang sedang aktif, perintah ini dimaksudkan untuk menghemat untukmenghemat resource.
Contoh :
$dbname=”wisata”;
mysql_select_db($dbname);
3. mysql_query()
Fungsi mysql_query() digunakan untuk mengirim query kepada database aktif yang sudah dipilih dengan fungsi mysql_select_db(). Contoh :
Mysql_select_db($dbname);
$query=”……….”;
mysql_query($query);
4. mysql_fetch_row()
Fungsi mysql_fetch_row() digunakan untuk mengambil hasil query dari database sebagai data numerik array. Fungsi ini akan mengambil data baris per baris (per rekord) dari database secara berulang-ulang sampai nilai kondisi query menjadi FALSE. Contoh :
$result =mysql_query ($query);
mysql_fetch_row($result) {
$row[0],$row[1],$row[2];
}
5. mysql_fetch_array()
Perintah ini digunakan untuk mengambil hasil query dari database sebagai data associative array. Contoh :
$result =mysql_query($query);
mysql_fetch_array($result) {
$row [kategori];
$row [align];
$row [view];
$row [Id_kategori;
}
6. mysql_num_rows()
Fungsi mysql_num_rows() digunakan untuk mengitung jumlah row (blok data atau record) hasil query. Contoh :
$result =mysql_query ($query);
$row=mysql_num_rows($query);
DIarsipkan di bawah: Proyek Website