BAB 3 Analisis DanPerancangan Sistem

3.1 Definisi Sistem
Pengertian sistem secara umum adalah kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan dan menangani proses masukan atau bisa disebut dengan input sehingga menghasilkan keluaran atau output sesuai dengan yang diinginkan. Agar keluaran yang dihasilkan oleh sistem sesuai dengan yang diinginkan dan dibutuhkan maka diperlukan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang memadai.

3.2 Sistem Pendukung
3.2.1 Perangkat Keras
Perangkat keras (hardware) yang digunakan dalam mendukung aplikasi ini menggunakan:
Processor : Intel Pentium 1,7G
RAM : 256MB
VGA : 64MB
Resolusi : 1024 x 768
3.2.2 Perangkat Lunak
Perangkat lunak (software) yang digunakan untuk pembuatan dan menjalankan aplikasi ini menggunakan :
Sistem Operasi : Windows XP Profesional SP1
Tools : Internet Explorer Web Browser
Editor : Macromedia Dreamweaver MX
Server & Database : Apache 1.3.23 & MySql
3.3 Struktur Tabel
Salah satu komponen terpenting pada sistem informasi adalah database, karena database berfungsi sebagai basis penyedia informasi bagi pemakai. Struktur tabel yang digunakan dalam sistem penjualan ini adalah sebagai berikut :

3.3.1 Tabel Barang
Tabel Barang berfungsi untuk menyimpan data barang yang tersedia berikut keterangan dari tiap-tiap barang, berikut strukturnya :
Tabel 3.2 Struktur Tabel barang.db
Kolom Tipe Lebar Keterangan
kd_barang VARCHAR 10 Kode Barang
nm_ barang VARCHAR 40 Nama Barang
jml INT 100 Jumlah Barang
ukuran VARCHAR 10 Ukuran Barang
harga INT 10 Harga Barang
gambar VARCHAR 40 Gambar

3.3.2 Tabel Konsumen
Tabel ini berfungsi untuk menyimpan data pribadi konsumen yang melakukan transaksi pembelian baju, berikut strukturnya :
Tabel 3.3 Struktur Tabel konsumen.db
Kolom Tipe Lebar Keterangan
kd_konsumen INT 10 Kode Konsumen
nm_konsumen VARCHAR 50 Nama Konsumen
password VARCHAR 35 Alamat Konsumen
alamat TEXT Alamat Konsumen
telpon INT 20 Telpon Konsumen
email VARCHAR 50 Alamat Email
kd_pos INT 10 Kode Pos
kota VARCHAR 45 Kota Konsumen
.
3.3.3 Tabel Pesan
Tabel ini untuk menyimpan data dari barang transaksi yang dipesan oleh konsumen, berikut strukturnya :
Tabel 3.4 Struktur Tabel pesan.db
Kolom Tipe Lebar Keterangan
kd_pesan INT 4 Kode Pemesanan
kd_konsumen INT 10 Kode Konsumen
hrg_total INT 50 Jumlah Pembelian
total_beli INT 10 Jumlah Pembelian
tgl_pesan DATE Tanggal Transaksi

3.3.4 Tabel Detail_Pesan
Tabel ini untuk menyimpan detail dari barang transaksi yang dipesan oleh konsumen, berikut strukturnya :

Tabel 3.4 Struktur Tabel Dtl_pesan.db
Kolom Tipe Lebar Keterangan
kd_pesan INT 10 Kode Pemesanan
kd_barang VARCHAR 10 Kode Barang
jml_beli INT 10 Jumlah Pembelian

3.3.5 Tabel Kirim
Tabel ini untuk menyimpan data pengiriman barang dari transaksi yang dipesan oleh konsumen, berikut strukturnya :
Tabel 3.5 Struktur Tabel kirim.db
Kolom Tipe Lebar Keterangan
kd_pesan INT 10 Kode Pemesanan
tgl_kirim DATE Tanggal Pengiriman Barang
sts_kirim VARCHAR 30 Status Pengiriman Barang

3.3.6 Tabel Status Bayar
Tabel ini untuk menyimpan data pembayaran barang dari transaksi yang dipesan oleh konsumen, berikut strukturnya :
Tabel 3.6 Struktur Tabel status_bayar.db
Kolom Tipe Lebar Keterangan
kd_pesan INT 10 Kode Pemesanan
tgl_terima DATE Tanggal Pembayaran
sts_bayar VARCHAR 30 Status Pembayaran

3.4 Relasi Antar Tabel
Relasi antar tabel pada sistem ini menggunakan model relasional yang merupakan model sederhana sehingga mudah digunakan dan dipahami. Model ini menggunakan sekumpulan tabel yang disebut relasi tabel dengan masing-masing relasi tersusun atas baris dan atribut.

Gambar 3.1 Relasi Antar Tabel

3.4.1 Penjelasan Relasi Antar Tabel
Dari gambar relasi antar tabel diatas, dapat dilihat hubungan antar tabel – table yang ada. Jika hubungan tabel mempunyai tanda panah satu dan dua, artinya hubungan tabel tersebut hubungan satu lawan banyak atau one to many. Seperti hubungan antar tabel konsumen.db dengan tabel pesan.db, mempunyai mata panahnya satu dan dua, yang satu konsumen dapat memesan lebih dari satu barang. Begitu juga dengan tabel – tabel yang lain.

3.5 Diagram Alir Sistem

Gambar 3.2 Diagram Alir Sistem

3.5.1 Penjelasan Diagram Alir Sistem
Desain sistem bertujuan untuk menentukan kebutuhan-kebutuhan sistem yang dibuat, dengan beberapa model meliputi desain model, desain database yang meliputi kamus data dan relasi antar tabel, desain input, desain output, dan desain dialog layer.
Dari diagram alir di atas dapat dilihat bahwa :
 Data barang direkam pada tabel barang.db dan digunakan untuk menampilkan dan mencetak laporan data baju.
 Data konsumen direkam pada tabel konsumen.db dan digunakan untuk menampilkan dan mencetak laporan data konsumen.
 Data pemesanan barang direkam pada tabel pesan.db dan digunakan untuk menampilkan dan mencetak laporan penjualan, laporan detail penjualan dan laporan data konsumen.
3.6 Perancangan Masukan
Perancangan masukan bertujuan memberikan kemudahan bagi user sebagai pengguna program untuk melakukan input data. Adapun dari programer melakukan perancangan masukan adalah awal dalam menentukan letak maupun input data. Rancangan masukan pada sistem informasi penjualan baju berbasis online adalah sebagai berikut:
3.6.1 Perancangan Masukan Admin
Perancangan admin ini berguna untuk memasukkan data database administrator atau webmaster yang akan memproses ke halaman menu admin.

Gambar 3.3 Perancangan Masukan Admin

3.6.2 Perancangan Masukan Barang
Perancangan input barang ini berguna untuk memasukkan data barang.

Gambar 3.4 Perancangan Masukan Barang

3.6.3 Perancangan Masukan Pemesanan
Perancangan masukan pemesanan ini berguna untuk memasukkan data transaksi penjualan dan data identitas pembeli.

Gambar 3.6 Perancangan Masukan Pemesanan

3.7 Perancangan Keluaran
Perancangan keluaran merupakan hasil dari suatu sistem dimana laporan itu harus dirancang sedemikian rupa sehingga mampu memberikan informasi yang sangat diperlukan oleh suatu organisasi atau perusahaan dengan keakuratan dan ketepatan yang lebih dibanding secara manual. Berikut ini rancangan keluaran pada sistem informasi penjualan baju berbasis online adalah sebagai berikut:
3.7.1 Laporan Daftar Barang
Perancangan keluaran ini berfungsi menampilkan informasi tentang semua baju berisi tentang kode barang, nama barang, jumlah barang, ukuran, harga dan gambar. Perancangan laporannya adalah sebagai berikut:

Gambar 3.7 Perancangan Keluaran Daftar Baju

3.7.2 Laporan Daftar Admin
Laporan informasi tentang semua admin ini berisi tentang Nama dan Password Administrator. Perancangan laporannya adalah sebagai berikut :

Gambar 3.9 Perancangan Keluaran Daftar Admin

3.7.3 Laporan Data Konsumen
Laporan informasi tentang semua data dari konsumen yang telah memesan dan memasukkan data diri atau identitas pembeli saat melakukan pemesanan barang, dan bentuk laporannya adalah sebagai berikut :

Gambar 3.10 Perancangan Keluaran Data Pelanggan

3.7.4 Laporan Penjualan
Perancangan keluaran ini berfungsi menampilkan daftar penjualan setiap adanya transaksi penjualan. Informasi yang disajikan antara lain kd pesan, kd konsumen, alamat konsumen, telepon, total beli, detail penjualan. Dibawah ini merupakan perancangan keluaran laporan penjualan :

Gambar 3.11 Perancangan Keluaran Laporan Penjualan

3.7.5 Laporan Detail Penjualan
Dalam tabel laporan penjualan diatas disana terdapat kolom detail pembelian jika admin mengklik kata detail maka akan terlihat barang atau jenis baju apa saja yang telah dibeli konsumen.
Dibawah ini merupakan perancangan keluaran laporan detail penjualan :

Gambar 3.12 Perancang

BAB 2 (Landasan Teory)

BAB 2

LANDASAN TEORI

2.1 Ecommerce
2.1.1 Definisi ecommerce
Ecommerce merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menguntungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelayanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronis. (david baum, 1999)
2.1.2 Jenis ecommerce
Jika dilihat dari transaksinya ecommerce dibagi menjadi 2 bagian yaitu :
1. Business to Business (B2B)
Karakteristik dari tipe ini adalah pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati. Jadi servis yang digunakan kedua sistem tersebut sama dan menggunakan standar yang sama pula.
2. Business to Customer (B2C)
Karakteristik dari tipe ini adalah terbuka untuk umum dimana informasi disebarkan secara umum pula. Servis yang dilakukan juga bersifat umum, sehingga mekanismenya dapat digunakan olah banyak orang. Sedangkan servis yang diberikan adalah berdasarkan permintaan. Konsumen berinisiatif sedangkan produsen harus siap memberikan respon terhadap inisiatif konsumen tersebut.

2.2 PHP
2.2.1 Pengertian PHP
PHP singkatan dari PHP Hypertext Preprocessor yang merupakan bahasa berbentuk skrip yang ditempatkan dalam server dan diproses di server. PHP bermula saat Rasmus Lerdorf membuat sejumlah skrip Perl yang dapat mengamati siapa saja yang melihat-lihat daftar riwayat hidupnya. Kemudian skrip-skrip ini dikemas menjadi tool yang disebut “Personal Home Page”. Pada tahun 1995, Rasmus menciptakan PHP/FI versi 2.
Beberapa elemen-elemen penting dalam pemrograman PHP yang perlu diperhatikan adalah :
• Variabel
Seperti hal-nya pada pemrograman lain-nya, PHP juga mengenali variabel. Variabel berfungsi untuk menyimpan suatu nilai dan nilai yang ada di dalamnya dapat diubah sewaktu-waktu. Dalam membuat suatu variabel, nama yang dipilih harus memenuhi aturan pengenal. Pengenal (identifier) banyak digunakan dalam program untuk memberi nama variabel, fungsi atau kelas. Aturan yang berlaku untuk pengenal :
a. Karakter yang dapat digunakan yaitu huruf, angka, atau garis bawah (_).
b. Karakter pertama harus berupa huruf atau garis bawah.
c. Panjang pengenal bisa berapa saja.
d. Huruf kecil dan huruf kapital dibedakan.
Dengan demikian penamaan variabel pada PHP dasarnya mempunyai aturan yang sama dengan JavaScript. Perbedaanya variabel pada PHP selalu diawali dengan tanda $. Contohnya $bulan, $tahun, $nilaiAhir,dan lain sebagainya.
• Tipe Data
Tipe data dasar pada PHP ada 3 macam yaitu integer, double dan string. Integer menyatakan tipe data bilangan bulat dengan jangkauan kira-kira dari -2 milyar hingga +2 milyar. Double menyatakan tipe data bilangan real atau titik-mengambang, yaitu bilangan yang mempunyai bilangan pecahan. String menyatakan tipe data teks (sederetan karakter yang tidak menyatakan bilangan). Misalnya berupa nama barang atau nama orang.
• Konstanta
Konstanta menyatakan nilai yang tetap didalam program. Sebagai contoh pada pernyataan dibawah ini :
Print (”Hallo”);
”Hallo” adalah konstanta string.
Pada PHP dikenal sejumlah karakter yang menggunakan tulisan secara khusus, yaitu didahului dengan simbol backslash(\). Misalnya, \n berarti new line (karakter pindah baris).
• Operator
Operator adalah simbol yang digunakan dalam program untuk melakukan suatu operasi, misalnya penjumlahan atau perkalian, pembandingan kesamaan dua buah nilai, atau bahkan nilai ke variabel. Nilai yang dipoperasikan oleh operator (disebut operand atau argumen) bersama-sama operator membentuk ekspresi (ungkapan). Contohnya :
2 +3 * 4
tanda + dan * disebut opertor, sedangkan 2, 3, dan 4 adalah operand atau argumen. Pada PHP terdapat sejumlah kelompok operator, misalnya yang tergolong sebagai operator matematika dan operator logika.
• Pernyataan Kontrol
o Pernyataan If
Pernyataan if pada pemrograman PHP berguna untuk pengambilan keputusan terhadap lebih dari 1 alternatif. Bentuk pernyataan if yang terdapat pada PHP yaitu :
- if,
- if-else,
- if-elseif
contoh bentuk umum pernyataan if adalah seperti berikut :
if (ekspresi) {
pernyataan_1;
…..
pernyataan_2
}
o Pernyataan switch
Pernyataan switch pada PHP serupa dengan pernyataan switch pada JavaScript. Pernyataan ini bermanfaat untuk menyeleksi sejumlah alternatif. Bentuk umum dari pernyataan ini adalah sebagai berikut :
Switch (ekspresi)
{
case ekspresi_case_1;
pernyataan_1;
break;
case ekspresi_case_2 ;
pernyataan_2 ;
break;
case ekspresi_case_3 ;
…..
default:
pernyataan_n ;
}
o Pernyataan while
Pernyataan while merupakan salah satu pernyataan yang berguna untuk melakukan suatu pengulangan, misalnya untuk menampilkan 25 baris yang berisi tulisan PHP.
Bentuk pernyataan ini adalah :
While (ekspresi) {
Pernyataan_pernyataan
}
pernyataan while akan memeriksa nilai ekspresi terlebih dahulu, jika bernilai benar, maka pernyataan-pernyataan yang terdapat dalam {} akan dijalankan dan kemudian ekspresi dievaluasi lagi. Proses ini akan diulang terus-menerus sampai ekspresi bernilai salah.
o Pernyataan do-while
Pernyataan do-while mempunyai kegunaan yang serupa dengan pernyataan while. Bentuk umum pernyataan ini adalah :
do {
pernyataan_pernyataan
} while (ekspresi) ;
pengulangan akan berahir jika ekspresi (yang diuji sesudah pernyataan-pernyataan) bernilai salah.
o Pernyataan for
Pernyataan for juga merupakan pernyataan yang berguna untuk menangani pengulangan proses. Pernyataan ini mempunyai bentuk sebagai berikut :
for (ekspresi1; ekspresi2 ; ekspresi3) {
pernyataan_pernyataan
}
keterangan :
- ekspresi1 adalah ekspresi untuk memberi nilai awal terhadap variabel yang akan digunakan untuk melakukan pencacahan pengulangan.
- ekspresi2 berlaku sebagai kondisi untuk menentukan pengulangan terhadap pernyataan yang ada di dalam {} akan dilakukan atau tidak.
- ekspresi3 digunakan untuk mengatur nilai variabel yang digunakan dalam ekspresi 1.
• Array
Array adalah wadah yang dapat menyimpan nilai skalar. Masing-masing nilai diakses melalui indeks yang biasa disebut subskrip. Array di dalam pemrograman PHP dibentuk sebagai berikut :
$namaArray=array(elemen_1,…,elemen_N);
contoh pembentukan array dan cara memberikan nilai ke array.
$hasil= array (70, 80, 75, 90, 65);
$musik = array (”Jazz”, ”Rock” , ”Keroncong” , ”Dangdut”);
keterangan :
contoh pertama menciptakan array yang mengandung 5 elemen yang bertipe numerik, sedangkan contoh kedua menciptakan array yang mengandung 4 elemen bertipe string.
Penulisan array juga dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
$kota[0] = ”Mataram” ;
$kota[1] = ”Selong” ;
$kota[2] = ”Sumbawa” ;

• Fungsi echo dan print
Fungsi echo dan print digunakan untuk menampilkan/mencetak string atau nilai dari sebuah variabel dan ditampilkan ke internet brower. Pada dasarnya penggunaan kedua fungsi diatas adalah sama-sama untuk menampilkan sebuah nilai ke internet brower. Bentuk umum dari kedua fungsi ini adalah
Echo ”$nilai”; atau print ”$nilai”; contoh :
<?php
include"koneksi.php";
$query=mysql_query("select * from kampus");
while($row=mysql_fetch_row($query))
{
echo"$row[1]
“;
}
?>
2.2.2 Skrip PHP
Skrip PHP berkedudukan sebagai tag dalam HTML. Sebagaimana HTML (Hyper Text Markup Language), PHP adalah bahasa standar untuk membuat halaman-halaman web. Berikut ini adalah contoh format penulisan kode PHP

2.2.3 Konsep Kerja PHP
Model kerja HTML diawali dengan permintaan suatu halaman web oleh browser. Berdasarkan URL (Uniform Resource Locator), browser mendapatkan alamat dari web server, mengidentifikasi halaman yang dikehendaki, dan menyampaikan segala informasi yang dibutuhkan oleh web server. Selanjutnya, web server akan mencarikan berkas yang diminta dan memberikan isinya ke browser. Browser yang mendapatkan isinya segera melakukan proses penerjemahan kode HTML dan menampilkan ke layar pemakai.

2.3 Spesifikasi Software Yang Digunakan
2.3.1 Macromedia Dreamweaver MX
Macromedia Dreamweaver MX digunakan untuk editor dalam menuliskan perintah-perintah program. Macromedia Dreamweaver MX ini memiliki banyak kelebihan dengan fasilitas-fasilitas yang dimilikinya dibandingkan dengan editor yang lain.
2.3.2 PHPTriad 2.2.1
PHPTriad 2.2.1 merupakan free open source software yang sangat penting dalam pengembangan program aplikasi berbasis web. Didalam PHPTriad 2.2.1 telah disertai suatu web server yaitu Apache yang digunakan untuk menjalankan web server dan MySQL yaitu suatu database server yang digunakan untuk menyimpan database.

2.3.3 Web Browser
Dalam menjalankan aplikasi ini diperlukan suatu web browser yang dapat menerjemahkan kode HTML. Ada banyak web browser yang dapat digunakan antara lain: Internet Explorer, Netscape, Opera, Mozilla Firefox, Konqueror dan lain-lain.
2.3.4 MySQL
MySQL adalah perangkat lunak untuk database server relasional yang cukup terkenal dibawah General Publik Lisensi. Dengan bersifat open source memungkinkan juga user untuk melakukan modifikasi data pada source codenya untuk memenuhi kebutuhan spesifik sendiri MySQL merupakan database multi_user dan multi_threaded yang tangguh dengan memiliki banyak feature, MySQL bisa bersaing dengan database komesial sekalipun. MySQL termasuk jenis RDBMS (Relation Database Management Sistem), sehingga istilah table, baris dan kolom tetap digunakan dalam MySQL. Pada MySQL sebuah database mengandung beberapa table, table ini terdiri dari sejumlah baris dan kolom yang disebut dengan record.
Dalam bahasa SQL pada umumnya informasi tersimpan dalam table-tabel secara logic merupakan struktur dua dimensi yang terdiri atas baris-baris data (row atau record). Baris pada table sering disebut instance dari data sedangkan kolom sering disebut atribut atau field. Adapun kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh basis data MySQL antara lain:
a. mampu menagani jutaan user dalam waktu yang bersamaan.
b. mampu menampung lebih dari 50.000.000 record
c. sangat cepat dalam mengeksekusi perintah.
Seperti halnya mesin SQL yang lain, MySQL mempunya tiga subbahasa, yaitu.
1. Bahasa Definisi Data (Data Definition Langauge-DDL)
DDL digunakan untuk membuat obyek SQL dan menyimpan definisinya dalam tabel. Pembuatan tabel, perubahan struktur tabel, perubahan nama tabel, serta perintah untuk menghapus tabel, dilakukan dengan sub bahasa yang tergolong dalam DDL. Perintah-perintah yang digolongkan dalam DDL adalah create, alter, dan drop
2. Bahasa Manipulasi Data ( Data Manipulation Language-DML)
DML digunakan untuk menampilkan, mengubah, menambah, dan menghapus baris dalam tabel. Perintah-perintah yang digolongkan dalam DML adalah select, update, insert, dan delete. Contoh dari penggunaan perintah ini adalah
3. Bahasa Kontrol Data (Data Control Languange-DCL)
DCL digunakan sebagai alat kontrol sekuritas terhadap database dan tabelnya, seperti memberikan hak akses ke database dan menghapus hak tersebut dari database. Dua perintah utama di dalam DCL adalah grant dan revoke. Grant digunakan untuk mengizinkan user mengakses tabel dalam database tertentu, sedangkan revoke sebaliknya. Revoke mencabut kembali izin yang sudah pernah diberikan sebelumnya oleh grant.
Selain perintah-perintah yang telah dijelaskan diatas, ada beberapa perintah MySQL yang sangat sering digunakan dalam pemrograman berbasis website, perintah-perintah tersebut adalah sebagai berikut :
1. mysql_connect()
perintah ini digunakan untuk melakukan koneksi ke server, karena langkah pertama yang duilakukan oleh program sebelum melakukan koneksi ke database adalah melakukan koneksi ke server. Bentuk umum dari perintah ini adalah sebagai berikut :
mysql_connect($hostname,$username,$password)
setelah koneksi ke server berhasil, maka langkah selanjutnya adalah mengecek koneksi ke database website. Contoh penerapan dari perintah ini dalam pemrograman PHP adalah seperti dibawah ini :
<?php
$host=”localhost”;
$user=”root”;
$password=””;
if (!mysql_connect($host, $user, $password))
echo “Koneksi Ke Server Gagal,Coba cek konfigurasi server”;
?>
2. mysql_select_db()
Perintah ini digunakan untuk memilih database yang sedang aktif, perintah ini dimaksudkan untuk menghemat untukmenghemat resource.
Contoh :
$dbname=”wisata”;
mysql_select_db($dbname);
3. mysql_query()
Fungsi mysql_query() digunakan untuk mengirim query kepada database aktif yang sudah dipilih dengan fungsi mysql_select_db(). Contoh :
Mysql_select_db($dbname);
$query=”……….”;
mysql_query($query);
4. mysql_fetch_row()
Fungsi mysql_fetch_row() digunakan untuk mengambil hasil query dari database sebagai data numerik array. Fungsi ini akan mengambil data baris per baris (per rekord) dari database secara berulang-ulang sampai nilai kondisi query menjadi FALSE. Contoh :
$result =mysql_query ($query);
mysql_fetch_row($result) {
$row[0],$row[1],$row[2];
}
5. mysql_fetch_array()
Perintah ini digunakan untuk mengambil hasil query dari database sebagai data associative array. Contoh :
$result =mysql_query($query);
mysql_fetch_array($result) {
$row [kategori];
$row [align];
$row [view];
$row [Id_kategori;
}
6. mysql_num_rows()
Fungsi mysql_num_rows() digunakan untuk mengitung jumlah row (blok data atau record) hasil query. Contoh :
$result =mysql_query ($query);
$row=mysql_num_rows($query);

Tips Memilih Processor

Meski di pasaran ada banyak merk processor yang banyak beredar, namun kami mencoba menyempitkan pilihannya dengan membaginya menjadi dua bagian. Hal ini berdasarkan ketersediaan dan kebutuhan. Bagian yang pertama adalah processor Intel Pentium 4 family dan yang kedua AMD Athlon 64 Family.

Kedua merk processor tersebut merupakan merk yang paling banyak dicari dan digunakan oleh kebanyakan orang dan keduanya memiliki beberapa fitur yang cukup berbeda. Di antaranya adalah Intel menggunakan long instruction pipelines yang didesain menghasilkan skala kecepatan clock supertinggi. Sedangkan pada AMD sendiri tidak menggunakan fitur tersebut, melainkan lebih menggunakan fitur shorter Instruction pipelines yang menghasilkan efisiensi yang baik namun sayangnya tidak bisa menghasilkan skala kecepatan yang tinggi. Untuk kalangan umum pastinya kedua hal tersebut akan membingungkan, karenanya kami akan mencoba menjelaskan bagaimana kelebihan dan kerurangan dari masing-masing merk processor.

Intel Pentium 4 Family

Biasa disebut Pentium 4. Meski dalam satu keluarga namun memiliki kecepatan yang berbeda-beda. Demikian juga dengan socket yang digunakan. Versi terbanyak yang digunakan Pentium 4 adalah menggunakan socket 478. Pada versi terbarunya telah menggunakan socket LGA 775 untuk mendukung beberapa motherboard keluaran terbaru.

Prescott
Merupakan generasi pertama Pentium 4 yang memiliki 1 MB L2 cache dan memiliki kecepatan 3,8 GHz. Namun, pada processor ini memiliki kendala yang cukup signifikan, yaitu memiliki panas yang cukup tinggi. Dan processor ini belum mendukung operating system dan aplikasi 64-bit. Segi baiknya, processor ini memang memiliki kinerja yang baik untuk menunjang kebutuhan multiaplikasi dan gaming.

Pentium 4 Extreme Edition
Merupakan jajaran processor premium dari Intel, untuk CPU desktop PC. Yang terbaru juga telah menggunakan socket LGA 775 dan berjalan di atas 3,46 GHz dengan fitur 512 K L2 cache ditambah dengan 2 MB L3 cache dan FSB sebesar 1066 MHz. Ia juga tersedia dalam versi 64-bit CPU.

Pentium D
Keluarga CPU Intel yang memiliki arsitektur dual-core. Beberapa seri yang sudah tersedia, di antaranya Pentium D 840, 830, dan 820 yang memiliki clock dari 2,80 sampai 3,20 GHz dengan FSB 800 MHz. Dengan L2 cache yang dimilikinya 2×1 Mb. Dengan dual-core, diharapkan mampu melakukan pemrosesan data dengan waktu yang lebih singkat. Selain itu, processor ini telah dilengkapi dengan EMT64T (Extended Memory 64 Technology) yang mendukung operating system dan aplikasi 64-bit.

Jika Anda tertarik untuk membeli processor keluaran Intel, agaknya jajaran processor Pentium D adalah pilihan ideal. Dual-core dan dukungan 64-bit menjadi alasan utama. Karena ke depannya semua aplikasi dan operating system akan menggunakan 64-bit.
AMD Athlon 64 Family
AMD memiliki tiga jenis processor dengan performa yang berbeda. Yaitu, Athlon 64 dan FX Series, juga Sempron. Meski dari ketiganya memiliki basic teknologi yang sama, namun beberapa fitur dan harga yang ditawarkan memiliki perbedaan yang cukup berarti.
Pada dasarnya, processor AMD Athlon 64 mampu menghasilkan kecepatan yang tinggi terhadap aplikasi yang menggunakan banyak floating point dan kebutuhan bandwidth yang besar. Mengapa demikian?

AMD Athlon 64
Pada processor ini memiliki dua versi. Versi yang pertama yang masih menggunakan memory single-channel. Yaitu Athlon 64 yang menggunakan socket 75. Sedangkan yang kedua menggunakan socket 939 dan sudah memiliki teknologi memory dual-channel. Untuk harga, sudah barang tentu Athlon 64 754 memiliki harga yang lebih murah dibanding 939. Keduanya memiliki L2 cache sebesar 1 MB, sedangkan untuk kecepatan yang ditawarkan beragam, mulai dari 2,4 GHz sampai dengan 3,0 GHz.

Athlon 64 FX
Processor ini merupakan processor yang paling tepat untuk menunjang para gamer, karena selain dilengkapi dengan L2 cache sebesar 1 MB dengan kecepatan terendah yang ditawarkan sebesar 2,6 GHz. Pada processor keluaran AMD baik Athlon 64 ataupun Athlon 64 FX sudah mendukung aplikasi dan operating system 64-bit. Dan kini AMD telah mengeluarkan processor dualcore, yaitu AMD Athlon 64 X2, masih menggunakan socket 939.

Core Logic Chipset

Seperti yang telah kami sebutkan di awal, salah satu bagian untuk memilih motherboard selain menentukan processor yang digunakan, core logic chipset juga bagian yang tidak kalah penting untuk dipertimbangkan. Mengapa demikian?

Jika diumpamakan sebuah motherboard adalah kota, maka core logic chipset merupakan pemerintah local yang melakukan pengaturan alur informasi. Chipset memiliki tugas yang amat vital. Ia akan memerintahkan apa yang harus dilakukan oleh port USB, juga menentukan seberapa cepat system mengakses memory. Dengan demikian fungsi dari core logic chipset sangatlah penting untuk menunjang kinerja komputer.

Sekarang ini, beberapa motherboard menggunakan dua skenario yang cukup berbeda. Skenario pertama adalah motherboard yang didesain untuk processor Intel Pentium 4. Masih mengadopsi cara lama, yaitu menggunakan memory controller yang tertanam di dalam chipset nortbridge.

Pada skenario ini, chipset pada motherboard bertugas sekaligus sebagai memory controller yang merupakan mesin pengontrol untuk mengatur semua kebutuhan yang ada. Memory controller terletak di dalam chipset northbridge yang berada dengan jarak yang relatif tidak terlalu jauh dari processor. Tujuannya untuk menghasilkan bus bandwidth memory yang besar.

Skenario yang kedua adalah motherboard untuk AMD Athlon 64, Athlon 64 FX dan Athlon 64 X2 yang memiliki perbedaan jauh dengan Intel. Pada motherboard AMD Athlon 64, memory controller tidak lagi terdapat pada nortbridge chipset, melainkan dipindahkan ke dalam processor.

Pada kondisi ini, bus memory controller bisa sama cepat dengan kecepatan core processor. Dengan demikian, menjadikan sebuah pasangan gigahertz yang cepat sehingga mampu menghasilkan kinerja yang jauh lebih cepat ketimbang skenario yang pertama.

Namun,ini bukan merupakan kemenangan secara mutlak, karena besarnya performa yang dimiliki oleh AMD memiliki kekurangan dalam fleksibilitas.

Intel memang memiliki fleksibilitas yang cukup baik. Contohnya jika Anda sekarang membeli processor Intel Pentium 4, Anda bisa menggunakan processor tersebut pada motherboard yang menggunakan DDR400. Demikian juga untuk motherboard DDR2/800
bahkan untuk motherboard DDR3, yang akan segera diluncurkan.

Hal tersebut tidak terjadi jika Anda menggunakan processor AMD Athlon 64 ataupun 64 FX karena controller-nya terikat pada satu teknologi memory saja. Sehingga Anda harus menyesuaikan memory yang Anda gunakan sesuai dengan controller yang terdapat secara terintegrasi di dalam processor.

Itulah salah satu alasan kenapa sampai sekarang ini AMD masih mengadopsi teknologi memory DDR 400. Karena selain ingin tetap memberikan fleksibilitas terhadap konsumennya, AMD juga beranggapan kemampuan bandwith memory yang dihasilkan DDR 400 masih mampu menangani semua kebutuhan proses computing saat ini.

Meskipun semua chipset mengacu pada memory controller, namun core logic chipset sendiri memiliki beberapa fungsi yang sangat penting. Yaitu performa USB, harddisk, dan seberapa cepat PCI dan VGA slot (AGP atau PCIe x16) dapat mentransfer data.

Perkembangan Chipset Terakhir

Intel
Untuk Intel sekarang ini telah meluncurkan motherboard dengan chipset 955X dan 945P yang mendukung DDR2/667, dan secara tegas meninggalkan DDR400. Namun pada chipset ini, hal yang paling diunggulkan adalah kemampuan chipset mendukung fitur dual-core processor.

nVIDIA
Setelah sebelumnya sempat berseberangan dengan Intel, kini chipset nVIDIA bisa bersanding dengan processor Intel. Dengan mencoba mengeluarkan chipset terbarunya yaitu nVIDIA nForce4 Intel Edition. Chipset serupa sebelumnya hadir untuk basis Athlon 64. Pada chipset tersebut telah mendukung teknologi SLI dan dilengkapi dengan SATA 3 GB juga Firewall. Namun sayangnya, belum ada kepastian dari nVIDIA, mengenai dukungan chipset tersebut untuk dual-core processor.

VIA
Meski produsen yang satu ini terbilang lambat mengembangkan teknologi ketimbang kedua produsen yang telah kami sebutkan di atas, namun VIA telah mengeluarkan VIA PT984 Pro. Keunikan chipset ini adalah dapat menjalankan video card PCI Express x16 juga AGP 8x. Keduanya dapat berjalan secara simultan dan mendukung dual monitor. Namun, hal tersebut berbeda dengan SLI. Karena pada konfigurasi SLI, mampu membagi
bandwidth data dari dua buah video card. Selain itu, VIA memberikan dua pilihan memory yaitu DDR400 dan DDR2 667 sehingga bisa menyesuaikan dengan kebutuhannya.

Setelah sebelumnya kami berikan beberapa tip untuk memilih processor, maka kami akan memberikan juga kepada Anda bagaimana memilih chipset yang tepat.

- Hal pertama yang Anda harus perhatikan adalah jenis chipset yang digunakan. Jangan terkecoh dengan nama-nama produk yang unik. Beberapa produsen sengaja menggunakan nama yang unik untuk menarik pembeli. Namun tidak jarang hasil dan kinerja yang dimilikinya kurang sesuai dengan namanya.

- Perhatikan kecepatan interkoneksi antara chipset northbride dengan southbridge. Kecepatannya minimal menggunakan 133 MB/s. Beberapa produk terbaru sudah bisa mencapai 2 GB/s. Mana yang harus dibutuhkan, itu adalah sebuah pertanyaan yang sulit. Untuk kebutuhan 800 MB/s hingga 1 GB/s terbilang cukup memadai. Anda juga butuh pertimbangan untuk konfigurasi chipset jika ada 4 PCI Express X1 dalam sebuah sourthbridge, Anda akan membutuhkan 1-2 GB/s koneksi untuk mendukung bandwidth yang sesuai, namun jika hanya ada X1 jalur yang terhubung langsung ke northbridge, maka interkoneksi tersebut belum Anda butuhkan.

- Perhatikan chipset southbrigde, produsen motherboard dapat dengan mudah menukar chipset tersebut dengan chipset yang lain. Dan jika hal tersebut terjadi, maka beberapa fitur yang dimiliki akan lebih sedikit dan terbatas. Karenanya Anda harus memperhatikan
dengan benar.

- Sama halnya dengan memilih motherboard, untuk memilih chipset yang tepat Anda juga membutuhkan second opinion untuk memberikan referensi yang tepat. Karenanya Anda bisa mendapatkan dari beberapa review pada media tentang chipset tersebut agar Anda tidak menyesal di kemudian hari.

Setelah semuanya kami jelaskan, maka tinggal Anda yang menentukan pilihan dan selamat membangun komputer baru. Semoga dengan panduan ini, Anda tidak terjebak dalam memilih.

TIPS PEMASANGAN MOTHERBOARD

Memasang motherboard bukanlah sesuatu yang sulit. Tidak diperlukan ijasah ataupun kecerdasan jenius untuk dapat melakukannya. Melainkan hanya perlu membutuhkan ketelitian dan kemauan. Untuk melakukan hal tersebut, akan kami berikan panduan untuk Anda.

1. Perhatian khusus untuk jumper.
Sampai sekarang ini memang tidak ada standar layout untuk jumper pada motherboard. Hal ini dikarenakan industri produsen motherboard, memiliki desain layout tersendiri. Meskipun tidak mencolok antara masing-masing produsen. Namun, untuk Anda yang baru kali pertama memasang motherboard, kami sarankan untuk membaca buku manualnya. Karena tidak semua produk motherboard, memiliki penjelasan text yang tertera jelas pada PCB motherboard. Jangan menebak-nebak untuk hal ini.

2. Teknologi sekrup.
Cukup sulit untuk menentukan kategori yang tepat untuk hal ini. Sebelum memasang motherboard, kebanyakan casing dilengkapi sekrup yang cukup banyak. Optimalkan penggunaannya. Usahakan semua titik lubang pengikat motherboard terpasang sekrup. Dengan demikian, motherboard dapat terpasang dengan lekat di casing. Namun tentunya jangan asal pasang. Sesuaikan panjang dan ukuran sekrup sesuai dengan lubang yang digunakan.

3. Gunakan I/O Shield.
Sebuah plat besi yang berfungsi untuk menutup celah yang terdapat antara input/ouput konektor dari motherboard. Dengan memasangkan plat besi tersebut, selain komputer akan terlihat rapi, komputer juga akan lebih tertutup sehingga tidak dimasuki oleh kotoran atau serangga. I/O Shield biasanya disediakan pada paket penjualan sebuah motherboard. Bentuknya yang spesifik, disesuaikan dengan ketersedian I/O pada produk motherboard yang bersangkutan. Sebaiknya jangan menggunakan I/O shield untuk motherboard lain, karena dapat menghalangi I/O yang tersedia.

4. Pilih port yang tepat.
Asumsi bahwa dengan memasangkan SATA atau PATA drive ke dalam sembarang konektor akan membuat sistem Anda bisa booting. Beberapa motherboard menyediakan RAID controller untuk SATA/PATA. Untuk ini, membutuhkan driver yang biasanya disertakan dalam sebuah disket. Anda harus menginstalnya terlebih dahulu baru Windows XP Anda bisa booting. Anda juga harus melakukan setting-an terlebih dahulu dari dalam BIOS dan mengalamatkan RAID untuk bisa digunakan pada harddisk PATA.

5. Sesuaikan RAM.
Sebelumnya banyak orang yang mengatakan bahwa untuk menjalankan dual-channel, cukup dengan cara memasang memory sesuai dengan warnanya. Jika Anda memasang memory pertama pada slot berwarna biru, memory kedua pun harus demikian. Namun bagaimana jika motherboard tersebut memiliki 4 slot memory dengan warna yang sama? Jawabannya bisa Anda temukan pada buku manual motherboard tersebut. Jika Anda tidak mendapatkan konfigurasi yang tepat untuk dual-channel memory tersebut, kemungkinan besar sistem akan mengalami penurunan kinerja yang cukup signifikan.

6. Gunakan power konektor yang sesuai.
Pada motherboard keluaran terbaru menggunakan konektor yang berbeda dengan yang terdahulu. Oleh karena itu, pasang semua konektor power yang ada sesuai dengan yang terdapat di motherboard, jangan pernah menggabungkan dua power ke dalam satu konektor, karena bisa menyebabkan kerusakan yang fatal.

7. Pemasangan processor.
Ini adalah bagian yang tersulit dalam pemasangan motherboard. Karena jika Anda salah memasangnya bukan tidak mungkin processor Anda akan rusak. Pada motherboard lama, Anda membutuhkan alat bantu obeng untuk melepaskan pengait heatsink. Dan tak sedikit yang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Karenanya jika Anda masih menggunakan motherboard dengan socket lama (Socket A, dan socket 478) harus berhati-hati. Pada motherboard sekarang (socket 775, 754, dan 939) bisa dibilang bisa langsung dipasang tanpa harus menggunakan alat bantu obeng. Pengait heatsink jauh lebih mudah dioperasikan, dibanding processor jaman dulu.

HACKING

Komputer sebagai alat produktivitas pada dasarnya memanfaatkan perangkat-perangkat lunak word processor, spreadsheet, database, dan alat untuk brerkomunikasi. Alat untuk berkomunikasi ini ada karena adanya Internet, terutama dalam bentuk email dan web

browser. Kemudahan komunikasi melalui Internet bukan tidak ada

bahayanya. Dengan terhubung ke Internet, berarti komputer anda masuk menjadi bagian dari Internet itu sendiri, suatu jaringan yang menghubungkan jutaan komputer di

seluruh dunia. Dan di dunia maya yang begitu luas ter- dapat bermacam karakter dengan bermacam perilaku pula.Sama seperti di dunia nyata, kita harus mempunyai ke-

mampuan untuk ‘hidup’ di dunia maya ini. Salah satu pengetahuan yang harus dikuasai adalah cara mempertahankan diri (tepatnya mempertahankan kom puter anda) sewaktu terhubung ke Internet. Pada bahasan ini, diasumsikan bahwa anda terhubung ke Internet melalui komputer yang paling lazim digunakan oleh para pemakai pribadi, yaitu menggunakan sistem operasi Windows 9x/ME.Walau demikian, sebagian besar bahan-

bahan bahasan berlaku pula untuk sistem operasi lain. Ancaman Terhadap Komputer Anda Ada tiga jenis ancaman pada komputer anda:

• Loc al attack

• Bahaya berinternet

• Hacker attack

Local attack atau console hacking adalah usaha rekan anda sendiri untuk mengakses data anda secara tidak sah. Jadi si penyerang dapat mengakses komputer anda secara

fisik dan berusaha masuk ke dalam penyimpanan data. Apabila komputer anda tidak diproteksi dengan password, maka data anda dapat dilihat oleh siapa saja. Ada beberapa lapis pengamanan terhadap console hacking:

• Men-set BIOS password

• Men-set screen saver password

• Men-set password pada folder

• Men-enkripsi dokumen-dokumen penting

Seperti maling dan polisi, ada saja teknik untuk membobol pertahanan anda. BIOS password dapat di-reset dengan mengangkat baterai yang terpasang pada motherboard

atau menggunakan BIOS password cracker seperti misalnya !BIOS yang mampu menghapus password pada macammacam jenis BIOS. Screen saver password juga dapat dicrack dengan 95sscrk (Screen Saver Cracker). Keduanya mudah digunakan dan dapat diperoleh gratis di Internet. Tinggal mengamankan dokumen dengan melindungi folder dan file itu sendiri yang relatif lebih sulit dibongkar oleh hacker amatiran. Itupun belum seratus persen aman.

Proposal Website “Sistem Informasi Penjualan Baju Online Pada Distributor Biroe”

PROPOSAL
PROYEK WEBSITE

SISTEM INFORMASI PENJUALAN BAJU ONLINE PADA DITRIBUTOR BIROE

Disusun oleh :

Nama : Rodianto
No Induk Mahasiswa: 08230024
Program Studi : Sistem Informasi

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA
2009
A. Latar Belakang Masalah

Pada saat ini teknologi informasi mengalami perkembangan yang sangat cepat, seiring dengan kebutuhan manusia yang juga terus bertambah. Teknologi memegang peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Saat ini, siapa saja yang tidak bisa mengikuti perkembangan teknologi, maka dapat dipastikan akan menjadi orang terbelakang.
Jaman memang telah berubah begitu pula kita harus dapat mengikuti perkembangannya. Teknologi internet merupakan salah satu bidang yang mengalami perkembangan sangat cepat. Telah banyak sektor yang menerapkan teknologi ini, salah satunya dalam bidang perdagangan. Lalu muncul perdagangan dengan internet sebagai sarana utama, yaitu e-commerce.
Implementasi e-commerce dalam dunia bisnis salah satunya adalah dengan banyak bermunculan situs-situs penjualan secara online atau berbasis web. Hal ini membawa kita dalam budaya baru dalam melakukan transaksi yang tidak lagi konvensional, melainkan membawa kita kepada transaksi dunia maya. Disadari atau tidak penerapan e-commerce ini telah berdampak pada efisiensi dan efektifitas transaksi, serta dapat mengangkat produk atau citra dari perusahaan yang menerapkan konsep tersebut.
Perusahaan akan lebih maju dan cepat berkembang, karena pasar yang dibidik meliputi pasar lokal maupun internasional dan tentu saja relasi yang dibangun menjadi lebih luas. Hal ini akan berakibat pada kemudahan dalam pengembangan perusahaan.
Berangkat dari latar belakang diatas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang pariwisata sumbawa dengan mengangkat judul :
“SISTEM INFORMASI PENJUALAN BAJU ONLINE PADA DITRIBUTOR BIROE”.

B. Rumusan Masalah
Dalam dunia bisnis memang memiliki tingkat persaingan yang kompetitif, persaingan bisnis antar pelaku pasar dalam menarik perhatian masyarakat untuk menjadi pelanggannya dilakukan dengan berbagai cara, misalnya melalui media cetak maupun elektronik, internet, dan media publikasi yang lain. Para pelaku pasar juga memberikan beberapa kemudahan-kemudahan dalam melayani pelanggannya.
Para pelanggan biasanya dalam melakukan transaksi harus datang langsung ke toko baju. Akan tetapi sekarang dengan adanya teknologi internet, pembeli dapat melakukan transaksi dari mana pun dan kapan pun hanya dengan menggunakan sebuah komputer yang telah memiliki akses internet. Permasalahannya sekarang adalah bagaimana pelanggan dapat melakukan transaksi secara online. Dengan menggunakan teknologi internet, pembeli atau pelanggan dapat menikmati layanan ini dan akan mendapatkan informasi dengan cepat dan akurat karena data yang diakses melalui jaringan internet.

C. Batasan Masalah
Agar pembahasan tidak meluas maka diperlukan batasan masalah. Dalam aplikasi sistem informasi penjualan baju berbasis web ini, metode pembayaran yang digunakan melalui transfer antar bank.
Sebagaimana yang tertulis dalam judul maka aplikasi ini hanya menawarkan penjualan baju saja.

D. Maksud
Maksud pembuatan program ini adalah untuk memberikan kemudahan kepada konsumen dalam melakukan transaksi pembelian baju dengan menggunakan internet.

E. Tujuan
Tujuan pembuatan program ini adalah untuk menerapkan program aplikasi yang berbasiskan web dalam bidang bisnis sebagai sarana untuk efisiensi dan penerapan teknologi informasi dalam dunia perdagangan.

F. Metode Penelitian
1. Metode Pengumpulan Data
Penulis dalam melakukan penelitian menggunakan Metode pengumpulan data sebagai berikut :
a. Observasi
Pengumpulan data dilakukan dengan cara melihat dan mengamati langsung sistem sejenis yang sudah pernah dibuat oleh pemerintah setempat untuk dijadikan referensi dan bahan kajian pembuatan skripsi, sehingga diperoleh data yang akurat dan sesuai. Salah satu contoh misalnya situs pemerintah sumbawa http:\\www.sumbawakab.go.id, atau situs-situs yang diluar pemerintah sumbawa yang aktif mempromosikan pariwisata NTB misalnya : http:\\www.agoda.web.id, http:\\www.lombok news.com dan lain sebagainya.
b. Studi Pustaka
Metode ini dilakukan dengan cara meneliti literatur-literatur yang ada secara langsung atau pun tidak langsung untuk mendukung informasi yang diperlukan sebagai landasan dalam penyusunan karya tulis ini. Adapun penulis mencari data-data dari buku-buku yang berkaitan, artikel-artikel serta jurnal-jurnal yang mendukung informasi yang diperlukan.
2. Alat Yang digunakan dalam penelitian
a. Hardware
Komputer dengan spesifikasi minimal pentium 3 kecepatan prosesor 2.00 Mhz, memory 256 Mb, kapasitas kosong pada hardisk 1,3 Gb.
b. Software
sistem operasi Windows XP SP2 atau yang lebih tinggi. Software yang digunakan, yaitu Macromedia Firework 8, Macromedia Flash 8 dan Macromedia Dreamweaver 8, sedangkan untuk databasenya menggunakan Msql versi 1.0, bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP 5 dan HTML 4.10